
Bogor, 25 Mei 2026 – Ketegasan dalam menegakkan kedisiplinan tidak selalu harus kaku. Langkah unik dan persuasif justru diambil oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor. Pada Senin (25/05/2026), pihak madrasah menggelar kegiatan penertiban penampilan dengan menghadirkan langsung tukang cukur profesional ke lingkungan Madrasah.
Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Kesiswaan MAN 2 Bogor, Tulus Pamuji Santoso. Menurutnya, ide ini muncul sebagai solusi adaptif agar para siswa laki-laki memiliki penampilan yang lebih rapi, bersih, dan sesuai dengan regulasi madrasah tanpa harus melalui proses penindakan yang memberatkan.
Program ini berfokus pada pembentukan karakter siswa agar mampu memahami bahwa kedisiplinan adalah kebutuhan dasar, yang idealnya tumbuh dari kesadaran pribadi.
"Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa disiplin itu dimulai dari diri sendiri, dan salah satu cerminan paling mudah terlihat adalah dari kerapian penampilan fisik," ujar Tulus Pamuji Santoso di sela-sela memantau kegiatan.
Beliau menambahkan bahwa rambut yang rapi bagi siswa laki-laki bukan sekadar aturan formalitas, melainkan bagian dari menjaga estetika, kesopanan, serta kenyamanan dalam proses belajar-mengajar di kelas.
Kehadiran tukang cukur di area madrasah ini mendapat respon positif. Proses penertiban berjalan dengan tertib dan humanis. Para siswa yang rambutnya dinilai sudah melebihi batas aturan langsung mendapatkan penanganan kerapian di tempat.
Melalui langkah konkret ini, MAN 2 Bogor berharap dapat terus menjaga standar kedisiplinan yang tinggi, sekaligus memberikan edukasi kepada seluruh siswa bahwa penampilan yang rapi adalah langkah awal menuju pribadi yang profesional dan berkarakter di masa depan.
Tulis Komentar