
Bogor – Suasana berbeda tampak di
lapangan terbuka MAN 2 Bogor pada
Selasa (28/07/2026). Puluhan siswa kelas
XII-D tampak antusias mengolah tanah liat menjadi beragam bentuk kerajinan
tangan yang unik dan bernilai seni dalam kegiatan praktik mata pelajaran
Prakarya dan Kewirausahaan.
Pembelajaran
yang berlangsung di luar kelas (outdoor learning) ini dibimbing
langsung oleh guru mata pelajaran
Prakarya, Annisa Anggraeni. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk
mengeksplorasi kreativitas sekaligus melatih keterampilan motorik dan
ketelitian dalam merancang produk kerajinan berbasis bahan alam.
Annisa
Anggraeni menjelaskan bahwa praktik ini bertujuan untuk memberikan pengalaman
belajar yang lebih menyenangkan dan dekat dengan alam.
"Kami sengaja memanfaatkan
lapangan terbuka agar siswa tidak merasa jenuh dan lebih bebas berimajinasi.
Melalui media tanah liat, siswa tidak hanya belajar teknik dasar pembentukan
seperti pijat (pinching), coiling, atau cetak,
tetapi juga dilatih kesabarannya dalam menghasilkan sebuah karya," ujar Annisa di sela-sela
pendampingan.
Selama
kegiatan berlangsung, siswa kelas XII-D tampak ceria dan fokus membentuk tanah
liat menjadi pelbagai benda fungsional maupun hiasan, seperti vas bunga, tempat
pensil, cangkir, hingga patung miniatur.
Selain
mengasah sisi seni, pembelajaran ini juga dirancang untuk menumbuhkan jiwa
kewirausahaan sejak dini. Hasil karya yang telah dibentuk nantinya akan
melewati proses pengeringan dan pembakaran sebelum akhirnya siap untuk
dipamerkan atau ditakar nilai jualnya.
Kegiatan praktik di lapangan terbuka ini mendapat respon positif dari para siswa. Pembelajaran interaktif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mandiri.
Tulis Komentar