
Bogor — Lapangan utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor mendadak riuh dan penuh antusiasme
pada Selasa (28/07/2026). Ratusan siswa dan jajaran guru berkumpul untuk
menyaksikan inovasi kegiatan kokurikuler SERASI (Selasa Literasi dan
Aksi) yang menyajikan mendongeng cerita rakyat lokal “Timun Mas” dalam empat bahasa sekaligus.
Program ini digagas sebagai upaya memperkuat literasi kebahasaan, melestarikan budaya lokal, serta memupuk kemampuan wawasan global para siswa.

Daya tarik
utama dari kegiatan kali ini terletak pada penampilan empat perwakilan siswa
kelas XII yang secara bergantian membawakan jalan cerita Timun Mas menggunakan bahasa yang berbeda:
Perpaduan
empat bahasa ini berhasil menyedot perhatian seluruh peserta yang hadir di
lapangan utama. Tidak hanya menghibur, penampilan multilingual tersebut menjadi
sarana belajar interaktif bagi para siswa untuk mengasah pemahaman bahasa asing
dan daerah secara praktis.
Kegiatan
kokurikuler ini turut dihadiri dan didampingi langsung oleh para guru
pembimbing program SERASI. Pihak pembimbing menyampaikan rasa bangganya atas
keberanian dan kefasihan para perwakilan siswa kelas XII dalam membawakan
cerita rakyat klasik tersebut.
"Melalui program SERASI, kami
ingin membuktikan bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca buku di
perpustakaan, tetapi juga tentang bagaimana mengapresiasi budaya lokal seperti Timun
Mas dan menyampaikannya ke panggung yang lebih luas lewat penguasaan
multilingual," ujar salah
satu guru pembimbing di sela-sela acara.
Dengan suksesnya pergelaran ini, program Kokurikuler SERASI di MAN 2 Bogor diharapkan terus menjadi wadah kreatif bagi siswa untuk mengasah bakat, melatih kepercayaan diri, serta memperluas wawasan kebahasaan di masa depan.
Tulis Komentar