Inovasi Kokurikuler Serasi: Melestarikan Cerita Rakyat Lewat Penguasaan Empat BahasaInovasi Kokurikuler Serasi: Melestarikan Cerita Rakyat Lewat Penguasaan Empat Bahasa
Inovasi Kokurikuler Serasi: Melestarikan Cerita Rakyat Lewat Penguasaan Empat Bahasa

Bogor — Lapangan utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor mendadak riuh dan penuh antusiasme pada Selasa (28/07/2026). Ratusan siswa dan jajaran guru berkumpul untuk menyaksikan inovasi kegiatan kokurikuler SERASI (Selasa Literasi dan Aksi) yang menyajikan mendongeng cerita rakyat lokal “Timun Mas” dalam empat bahasa sekaligus.

Program ini digagas sebagai upaya memperkuat literasi kebahasaan, melestarikan budaya lokal, serta memupuk kemampuan wawasan global para siswa.


Daya tarik utama dari kegiatan kali ini terletak pada penampilan empat perwakilan siswa kelas XII yang secara bergantian membawakan jalan cerita Timun Mas menggunakan bahasa yang berbeda:

  • Olis Olivia — Membawakan narasi dalam Bahasa Indonesia yang lugas dan komunikatif.
  • Teguh Fuadi — Menyampaikan kisah dengan kekhasan Bahasa Sunda yang kental akan kearifan lokal.
  • Rasya Islami Pasa — Membawakan alur cerita dalam Bahasa Arab, menonjolkan ciri khas keagamaan madrasah.
  • Aisyah Hanania Indra — Menampilkan narasi ber-Bahasa Inggris yang fasih dan bernuansa internasional.

Perpaduan empat bahasa ini berhasil menyedot perhatian seluruh peserta yang hadir di lapangan utama. Tidak hanya menghibur, penampilan multilingual tersebut menjadi sarana belajar interaktif bagi para siswa untuk mengasah pemahaman bahasa asing dan daerah secara praktis.

Kegiatan kokurikuler ini turut dihadiri dan didampingi langsung oleh para guru pembimbing program SERASI. Pihak pembimbing menyampaikan rasa bangganya atas keberanian dan kefasihan para perwakilan siswa kelas XII dalam membawakan cerita rakyat klasik tersebut.

"Melalui program SERASI, kami ingin membuktikan bahwa literasi tidak hanya sebatas membaca buku di perpustakaan, tetapi juga tentang bagaimana mengapresiasi budaya lokal seperti Timun Mas dan menyampaikannya ke panggung yang lebih luas lewat penguasaan multilingual," ujar salah satu guru pembimbing di sela-sela acara.

Dengan suksesnya pergelaran ini, program Kokurikuler SERASI di MAN 2 Bogor diharapkan terus menjadi wadah kreatif bagi siswa untuk mengasah bakat, melatih kepercayaan diri, serta memperluas wawasan kebahasaan di masa depan.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)