Waka Kurikulum Tanamkan Nilai Madrasah dan Kurikulum CintaWaka Kurikulum Tanamkan Nilai Madrasah dan Kurikulum Cinta
Waka Kurikulum Tanamkan Nilai Madrasah dan Kurikulum Cinta

Bogor – Rangkaian Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) MAN 2 Bogor tahun ajaran 2026/2027 memasuki hari kedua dengan penuh kehangatan dan antusiasme. Pada Selasa (14/07/2026), para peserta didik baru mengikuti sesi pembekalan materi penting mengenai arah akademik dan pembentukan karakter yang berlangsung di aula madrasah.

Materi kedua pada sesi kali ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Kurikulum MAN 2 Bogor, Iqbal Hidayat Noor. Dalam pemaparannya, beliau mengusung tema yang mendalam sekaligus menyentuh hati para siswa, yaitu "Mengenal Nilai-Nilai Madrasah dan Kurikulum Cinta".

Sejak awal sesi, suasana interaktif sudah terasa. Iqbal Hidayat Noor membuka pemaparannya dengan melemparkan dua pertanyaan pemantik (opening question) yang ditampilkan di layar proyektor:

1.      Apa yang kalian ketahui tentang MAN 2 Bogor?

2.      Mengapa MAN 2 Bogor menjadi pilihan kalian untuk melanjutkan pendidikan/belajar setelah lulus dari SMP/MTs?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut langsung memicu keaktifan para siswa baru yang duduk rapi menyimak di lantai aula. Pendekatan ini berhasil mencairkan suasana dan membangun komunikasi dua arah yang hangat antara narasumber dan peserta.

Di hadapan ratusan peserta MATAMUDA, Iqbal Hidayat Noor menjelaskan bahwa menempuh pendidikan di madrasah tidak hanya sekadar mengejar nilai akademik di atas kertas. Lebih dari itu, ada nilai-nilai kekhasan madrasah yang mengedepankan akhlakul karimah, integritas Islam, dan semangat moderasi beragama.

"Nilai-nilai madrasah adalah fondasi utama kita. Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan karakter yang kokoh," ujar Iqbal dengan mantap di hadapan para siswa.

Selain nilai dasar madrasah, konsep "Kurikulum Cinta" menjadi sorotan utama. Konsep ini diperkenalkan sebagai pendekatan pembelajaran yang humanis, menyenangkan, dan berbasis kasih sayang. Melalui Kurikulum Cinta, proses belajar-mengajar di MAN 2 Bogor didesain agar siswa tidak merasa tertekan, melainkan tumbuh motivasi internal karena merasa dihargai, didukung, dan dicintai bakat serta potensinya.

Dengan dekorasi panggung bernuansa pantai yang kreatif bertuliskan balon "MATAMUDA", kegiatan hari kedua ini ditutup dengan sesi diskusi yang akrab. MAN 2 Bogor berharap melalui pembekalan ini, seluruh siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dan memulai perjalanan belajar mereka dengan penuh cinta, semangat, serta dedikasi yang tinggi.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)