
Bogor, 30 April 2026 — Kegiatan ujian praktik Kelas XI mata pelajaran Bahasa Indonesia
di MAN 2 Bogor berlangsung dengan
suasana berbeda dan penuh kreativitas. Pada Kamis (30/04), para siswa
menampilkan pementasan drama sebagai bentuk evaluasi kemampuan berbahasa
sekaligus pengembangan keterampilan seni peran di hadapan guru dan
teman-temannya.
Ujian
praktik ini dirancang tidak hanya untuk mengukur pemahaman siswa terhadap
materi, tetapi juga untuk melatih kemampuan mereka dalam menghayati teks,
menyampaikan dialog dengan baik, serta mengekspresikan karakter secara
maksimal. Setiap kelompok siswa menampilkan drama dengan tema yang beragam,
mulai dari cerita kehidupan sehari-hari hingga kisah inspiratif yang sarat
pesan moral.
Selama
pelaksanaan, suasana aula atau ruang kelas yang digunakan sebagai panggung
sederhana tampak hidup dengan penampilan para siswa. Mereka menunjukkan
totalitas dalam berakting, mulai dari penggunaan kostum, pengaturan alur
cerita, hingga penguasaan panggung yang cukup baik.
Guru mata
pelajaran Bahasa Indonesia menjelaskan bahwa penilaian dalam ujian praktik ini
mencakup beberapa aspek penting, seperti pelafalan, intonasi, ekspresi,
penguasaan karakter, serta kerja sama tim dalam menyajikan pementasan. Hal ini
bertujuan untuk memberikan penilaian yang menyeluruh terhadap kemampuan siswa,
baik secara individu maupun kelompok.
“Kegiatan ini menjadi sarana bagi
siswa untuk lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum sekaligus mengasah
kreativitas mereka,” ujar salah
satu guru penguji.
Melalui
ujian praktik berbasis drama ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori
Bahasa Indonesia, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk yang lebih
nyata dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa
untuk mengekspresikan ide dan bakat seni yang dimiliki.
Dengan
antusiasme yang tinggi dari para siswa, ujian praktik ini berhasil menciptakan
suasana pembelajaran yang interaktif, edukatif, dan menghibur di lingkungan
madrasah.
Tulis Komentar