
Bogor – Riuh rendah suara sorak-sorai dan gelak tawa memecah
kesunyian di Lapangan Utama Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor pada Senin pagi (15/06/2026). Ratusan siswa
berkumpul bukan untuk upacara rutin, melainkan untuk menyaksikan salah satu
perlombaan paling unik dan menguras tawa dalam ajang Class Meeting
semester ini: Lomba Tangkap Bola Estafet Manusia.
Berbeda dengan lomba menangkap bola pada umumnya, kompetisi kali ini
menuntut kreativitas, kerja sama tim yang solid, dan ketahanan fisik yang
ekstra.
Dalam perlombaan ini, setiap tim harus bekerja sama dengan cara yang tidak
biasa. Seorang siswa bertindak sebagai "mesin pengumpul" yang
diposisikan tengkurap atau ditarik menggunakan kain/terpal oleh rekan-rekan
satu timnya.
Dengan posisi meluncur di atas lintasan terpal yang sudah disediakan, siswa
tersebut harus dengan cepat meraup dan menangkap puluhan bola plastik berwarna
biru dan putih yang berserakan di area lapangan. Sementara itu, anggota tim
yang lain bertugas menarik dan mengarahkan sang "pemetik bola"
secepat mungkin agar tidak didahului oleh tim lawan.
"Awalnya mikir bakal gampang,
tapi pas dicoba ternyata butuh koordinasi yang luar biasa. Kalau yang narik
terlalu cepat, yang di depan bisa kehilangan momentum buat ambil bola. Seru
banget, capeknya hilang karena ketawa terus!" ujar salah satu peserta
didik yang ikut bertanding.
Kegiatan class meeting ini sengaja dirancang untuk menyegarkan kembali
pikiran para siswa setelah menempuh ujian semester yang padat. Selain sebagai
sarana hiburan, pihak panitia menegaskan bahwa esensi utama dari lomba unik ini
adalah untuk melatih otot kerja sama, komunikasi, dan menurunkan ego
antar-siswa.
Suasana kompetisi semakin memanas namun tetap sportif saat tim dari
kelas-kelas yang berbeda mulai saling mengejar perolehan jumlah bola. Guru-guru
yang hadir di lokasi pun tidak mau ketinggalan memberikan semangat dan sesekali
ikut tertawa melihat aksi jenaka para siswa di tengah lapangan.
Dengan suksesnya perlombaan tangkap bola unik ini, Class Meeting MAN
2 Bogor tahun 2026 berhasil menjadi ruang berekspresi yang positif, sekaligus
mempererat tali silaturahmi dan kekompakan seluruh warga madrasah sebelum
memasuki masa libur sekolah.
Tulis Komentar