
BOGOR – Guna memastikan kualitas fisik
dan pemanfaatan optimal aset negara, Tim Surat
Berharga Syariah Negara (SBSN) Kantor
Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung
ke lokasi proyek yang telah selesai dibangun di MAN 2 Bogor, Rabu (10/06/2026).
Peninjauan
ini difokuskan pada gedung baru perpustakaan yang pembangunannya dibiayai
melalui skema dana SBSN. Fasilitas modern ini diharapkan dapat menjadi pusat
literasi baru yang mampu mendongkrak mutu pembelajaran di madrasah tersebut.
Tim monitoring dari Kanwil Kemenag
Jabar hadir di
bawah pimpinan Arman selaku Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Kasi
Sarpas) Kemenag Kanwil Jabar. Kehadiran tim disambut hangat oleh jajaran
manajemen MAN 2 Bogor yang diwakili
oleh para Wakil Kepala Madrasah (Waka),
di antaranya Waka Kesiswaan Tulus Pamuji
Santoso, Waka Humas Cecep Epi Karwapi, serta Waka Sarpas Siti Rukiyah.
Dalam
kesempatan tersebut, Arman menegaskan bahwa peninjauan lapangan ini sangat
krusial untuk melihat secara riil hasil akhir pembangunan. Menurutnya, setiap
rupiah dana umat yang bersumber dari instrumen keuangan syariah negara harus
dipertanggungjawabkan secara konkret melalui bangunan yang kokoh, fungsional,
dan bernilai guna tinggi.
"Kami ingin memastikan bahwa
bangunan ini tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memenuhi spesifikasi
kualitas yang telah ditentukan. Ke depan, gedung perpustakaan ini harus
benar-benar dioptimalkan fungsinya agar langsung dirasakan manfaatnya oleh
seluruh civitas akademika," ujar Arman di sela-sela pengecekan ruangan.
Sementara
itu, pihak MAN 2 Bogor menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dukungan dari
Kanwil Kemenag Jabar. Sinergi antara tim Sarpas Kanwil dan para Waka madrasah
selama proses peninjauan berlangsung interaktif. Mereka menyisir setiap sudut
ruangan gedung perpustakaan, mulai dari sirkulasi udara, pencahayaan, hingga
kesiapan sarana pendukung literasi di dalamnya.
Dengan
rampungnya gedung perpustakaan SBSN ini, MAN 2 Bogor berkomitmen untuk segera
melakukan penataan interior dan pengisian literasi digital maupun cetak.
Fasilitas baru ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk lebih gemar membaca
dan melakukan riset, sekaligus mengukuhkan posisi MAN 2 Bogor sebagai madrasah
yang unggul dan kompetitif di Jawa Barat.
Tulis Komentar