Kelas XI D MAN 2 Bogor Belajar Strategi Benteng Pertahanan Lewat PermainanKelas XI D MAN 2 Bogor Belajar Strategi Benteng Pertahanan Lewat Permainan
Kelas XI D MAN 2 Bogor Belajar Strategi Benteng Pertahanan Lewat Permainan

Bogor, 19 Mei 2026 Ada banyak cara untuk membuat pelajaran Sejarah menjadi lebih hidup dan menyenangkan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh siswa kelas XI D MAN 2 Bogor pada Selasa (19/05/2026). Mereka tidak hanya duduk mendengarkan ceramah, melainkan aktif mempelajari konsep benteng pertahanan tentara melalui metode pembelajaran berbasis permainan (game-based learning).

Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan tugas menantang: merancang dan membangun replika benteng pertahanan menggunakan bahan-bahan kreatif, lengkap dengan detail pasukan di dalamnya.

Kegiatan ini berjalan dengan terarah di bawah bimbingan langsung guru Sejarah MAN 2 Bogor, Asri Lesta Ferdiani. Menurutnya, pembelajaran sejarah melalui media permainan dan perancangan strategi ini bertujuan untuk mengasah daya kritis, kerja sama tim, serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa mengenai taktik militer sejarah secara riil.

"Dengan mempraktikkannya langsung lewat permainan simulasi dan rancangan kelompok, siswa bisa lebih mudah menginternalisasi materi. Mereka jadi paham bahwa benteng itu bukan sekadar tumpukan batu atau tanah, melainkan ada perhitungan strategi, geografis, dan kerja sama yang matang di baliknya," ujar Asri Lesta Ferdiani di sela-sela kegiatan.

Para siswa kelas XI D tampak sangat antusias dan kompetitif selama proses merancang. Masing-masing kelompok berusaha menampilkan arsitektur pertahanan terbaik, lengkap dengan analisis titik lemah dan titik kuat dari benteng yang mereka bangun.

Melalui inovasi pembelajaran seperti ini, MAN 2 Bogor terus membuktikan komitmennya dalam menciptakan suasana belajar yang kreatif, adaptif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)