
Bogor – Dalam rangka mempererat kerja sama di bidang kesehatan
lingkungan sekolah, jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Leuwisadeng
melakukan kunjungan resmi ke Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor pada Rabu, 15 Juli 2026.
Kehadiran tim kesehatan yang dipenuhi suasana hangat dan
kekeluargaan ini disambut langsung di Ruang Kepala MAN 2 Bogor. Kunjungan ini
dilaksanakan atas undangan resmi dari pihak madrasah guna membahas koordinasi
program kesehatan remaja dan lingkungan sekolah yang berkelanjutan.
Karena Kepala MAN
2 Bogor sedang berhalangan hadir di lokasi, penyambutan tim kesehatan
dipimpin langsung oleh Wakil Kepala
Madrasah bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas) MAN 2 Bogor, Cecep Epi Karwapi.
Pertemuan yang berlangsung di ruang pimpinan tersebut berjalan sangat akrab.
Pihak madrasah menyajikan keramahan khas MAN 2 Bogor, menciptakan ruang diskusi
yang interaktif dan penuh kebersamaan.
Tim UPT Puskesmas Leuwisadeng yang hadir dalam kunjungan
ini dipimpin langsung oleh jajaran struktural dan medis terbaiknya, antara
lain:
·
dr. Farida (selaku Kepala Puskesmas Leuwisadeng)
·
dr. Santi (Dokter Fungsional Puskesmas)
·
Wahi (Staf Kesehatan/Programmer)
·
Asep (Staf Puskesmas Leuwisadeng)
Waka Humas MAN 2 Bogor, Cecep Epi
Karwapi, menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kesediaan waktu dari
Kepala Puskesmas beserta tim untuk hadir secara langsung di madrasah.
"Kami
sangat berterima kasih atas kehadiran dr. Farida beserta jajaran tim medis dari
Puskesmas Leuwisadeng. Sinergi ini sangat krusial bagi kami, mengingat
kesehatan fisik dan mental para siswa merupakan fondasi utama dalam menciptakan
proses belajar mengajar yang optimal," ujar Cecep di sela-sela obrolan
hangat tersebut.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Leuwisadeng, dr.
Farida, menyambut baik inisiatif aktif yang ditunjukkan oleh MAN 2 Bogor.
Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas kesehatan
tingkat pertama seperti puskesmas adalah kunci utama dalam menyukseskan
berbagai program promotif dan preventif kesehatan bagi generasi muda di wilayah
Leuwisadeng.
Pertemuan koordinasi ini diharapkan dapat segera
ditindaklanjuti dengan berbagai aksi nyata di lapangan, mulai dari pemeriksaan
kesehatan berkala bagi siswa, edukasi sanitasi, hingga pembinaan Kader
Kesehatan Remaja (KKR) di lingkungan MAN 2 Bogor.
Tulis Komentar