
Bogor, 24 April 2026 – Guna memperdalam pemahaman teori melalui pengalaman langsung, siswa MAN 2 Bogor melaksanakan praktikum Kimia di laboratorium sekolah. Fokus praktikum kali ini adalah identifikasi senyawa polar dan non-polar, sebuah materi krusial untuk memahami sifat-sifat zat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan ini, para siswa ditantang untuk menguji berbagai jenis larutan dan zat cair guna melihat interaksi molekulnya. Melalui percobaan seperti uji kelarutan dan pengamatan terhadap pembelokan arus zat cair oleh medan listrik, siswa dapat membedakan karakteristik senyawa yang memiliki kutub muatan (polar) dan yang tidak (non-polar).
Praktikum yang berlangsung dengan antusias ini bertujuan untuk mengasah keterampilan psikomotorik dan kemampuan analisis saintifik siswa. Dengan melihat reaksi kimia secara langsung, konsep-konsep abstrak yang sebelumnya dipelajari di dalam kelas menjadi lebih mudah dipahami dan diingat.
Aspek keselamatan kerja (K3) menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung. Sebelum memulai eksperimen, seluruh siswa diwajibkan mengenakan jas laboratorium dan masker, serta mengikuti prosedur penanganan bahan kimia sesuai instruksi guru pembimbing. Hal ini dilakukan untuk menanamkan budaya disiplin dan profesionalisme saat bekerja di dalam laboratorium.
"Praktikum ini sangat membantu kami memahami mengapa air dan minyak tidak bisa menyatu, serta bagaimana sifat kepolaran memengaruhi kegunaan suatu zat," ujar salah satu siswa peserta praktikum.
Pihak MAN 2 Bogor terus berkomitmen menyediakan fasilitas laboratorium yang memadai untuk menunjang kegiatan belajar mengajar berbasis riset. Melalui metode pembelajaran aktif seperti ini, diharapkan siswa tidak hanya unggul dalam penguasaan teori, tetapi juga memiliki kemampuan teknis yang kuat di bidang sains.
Tulis Komentar