
Bogor, 19 Mei 2026 – Suasana berbeda
terlihat di lapangan badminton MAN 2
Bogor pada Selasa siang (19/05/2026). Riuh rendah suara tawa dan teriakan
semangat dari puluhan siswa memecah keheningan madrasah. Rupanya, siswa kelas XI E tengah mengikuti
pembelajaran Bahasa Inggris dengan cara yang unik dan menyegarkan: bermain
tebak gambar di luar ruangan.
Pembelajaran kreatif ini diinisiasi oleh Irma Suryani Rosyad, guru Bahasa Inggris MAN 2 Bogor.
Alih-alih terpaku pada papan tulis dan dinding kelas yang monoton, Irma sengaja
memboyong para siswa ke lapangan terbuka untuk mengusir rasa jenuh sekaligus
mendongkrak motivasi belajar mereka.
Dalam sesi pembelajaran tersebut, para siswa dibagi ke dalam beberapa
kelompok kecil. Aturan mainnya cukup menantang: satu perwakilan kelompok harus
memperagakan atau mendeskripsikan sebuah gambar tersembunyi tanpa menyebutkan
kata kuncinya, sementara anggota kelompok lain berlomba menebaknya dalam bahasa
Inggris dengan durasi waktu yang terbatas.
"Kami ingin mengubah stigma
bahwa belajar bahasa asing itu kaku dan menakutkan. Dengan memanfaatkan ruang
terbuka seperti lapangan badminton ini, anak-anak menjadi lebih rileks,
bergerak aktif, dan tanpa sadar mereka sedang mengasah vocabulary serta speaking
skill mereka," ujar Irma Suryani Rosyad di sela-sela kegiatan.
Metode outdoor learning ini terbukti sukses memantik antusiasme
tinggi. Lapangan badminton yang biasanya digunakan untuk berolahraga, hari itu
berubah menjadi arena kompetisi linguistik yang sehat dan penuh keakraban.
Salah satu siswa kelas XI E mengaku sangat menikmati inovasi pembelajaran
ini. Menurutnya, materi yang disampaikan lewat permainan jauh lebih mudah
diingat ketimbang sekadar menghafal kamus secara konvensional.
Dengan adanya metode interaktif seperti ini, MAN 2 Bogor terus membuktikan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang adaptif, menyenangkan, dan berpusat pada kreativitas siswa.
Tulis Komentar