
Bogor,
28 April 2026 – Suasana khidmat menyelimuti lapangan upacara MAN 2 Bogor pada pagi ini. Di bawah bentangan langit yang cerah,
seluruh siswa berkumpul bukan untuk sekadar berbaris, melainkan untuk merajut
makna dalam kegiatan SERASI (Selasa Literasi). Agenda rutin ini kali ini
terasa lebih emosional dengan tajuk "SERASI di Bawah Langit: Saat Lapangan
Upacara Penuh dengan Narasi."
Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen siswa dengan pembagian peran yang unik: perwakilan siswa menyampaikan pesan melalui suara, sementara ribuan siswa lainnya bertugas menjadi penyimak yang aktif dan menuangkan hasil simakannya ke dalam tulisan.

Gema "Pahlawan Tanpa Nama"
Puncak acara
ditandai dengan penampilan memukau dari M. Rifki Al Farez, siswa kelas XI-I.
Mewakili generasinya, Rifki berdiri di tengah lapangan membawakan sebuah puisi
berjudul "PAHLAWAN TANPA NAMA".
Dengan
artikulasi yang tegas dan penuh penghayatan, Rifki berhasil membawa seluruh
peserta hanyut dalam bait-bait yang menceritakan tentang pengorbanan mereka
yang berjuang di balik layar sosok-sosok yang jasanya abadi meski namanya tak
tercatat dalam lembaran sejarah formal.
"Mereka tidak butuh nisan yang
megah, hanya butuh doa yang tulus dan semangat yang tidak pernah patah di
pundak kita." Salah satu
penggalan bait yang dibacakan Rifki.
Membangun Budaya Literasi yang Hidup
Tidak
sekadar mendengarkan, para siswa lain terlihat sibuk dengan buku catatan
mereka. Program SERASI kali ini menekankan pada dua aspek penting:
Pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, lapangan upacara tidak hanya menjadi tempat untuk kegiatan formalitas, tetapi juga menjadi ruang terbuka bagi pertukaran ide, ekspresi seni, dan penguatan karakter literasi bagi seluruh siswa MAN 2 Bogor.
Tulis Komentar