SERASI di Bawah Langit Madrasah: Ketika Lapangan Upacara Bertransformasi Menjadi Ruang Literasi MassSERASI di Bawah Langit Madrasah: Ketika Lapangan Upacara Bertransformasi Menjadi Ruang Literasi Massal
SERASI di Bawah Langit Madrasah: Ketika Lapangan Upacara Bertransformasi Menjadi Ruang Literasi Mass

Bogor - Suasana khidmat dan sarat makna menyelimuti lapangan upacara Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor pada Selasa 03/11/2026. Ada yang berbeda dari pelaksanaan upacara bendera kali ini. Alih-alih hanya mendengarkan amanat rutin, seluruh warga madrasah disuguhkan sebuah inovasi kegiatan bertajuk "SERASI di Bawah Langit: Saat Lapangan Upacara Penuh dengan Narasi".

Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen siswa dengan pembagian peran yang unik dan kolaboratif. Lapangan upacara yang biasanya kaku berubah menjadi ruang literasi terbuka massal, di mana ratusan siswa terlibat aktif dalam aktivitas menyimak dan menulis kreatif secara langsung.

Rangkaian acara ini berpusat pada pembacaan narasi cerita oleh perwakilan siswa berbakat, Anisa Anli, Murid kelas XII C. Berdiri di tengah lapangan, Anisa membawakan sebuah narasi inspiratif bertajuk "Penjual Meraih Kesuksesan" dengan penuh penghayatan, berhasil memikat perhatian seluruh peserta upacara.

Sementara Anisa membacakan kisah tersebut melalui pengeras suara, ratusan siswa lainnya di barisan lapangan bertugas sebagai penyimak aktif. Dengan alas seadanya di bawah langit terbuka, para siswa tampak serius mendengarkan setiap alur cerita yang disampaikan, untuk kemudian menuangkan hasil simakan, intisari, serta refleksi mereka ke dalam bentuk tulisan di atas kertas.

Kesuksesan acara literasi massal ini tidak terlepas dari peran aktif dan tangan dingin para guru pengampu mata pelajaran terkait di MAN 2 Bogor. Mereka adalah Ahmad Nugraha Azhari, M., Dedeh Kurniasih, Fuji Lestari. dan Dyah Nahdotun Nisa.

Tim guru pengampu ini merancang kegiatan SERASI sebagai terobosan metode pembelajaran yang keluar dari ruang kelas konvensional. Tujuannya adalah mengasah kemampuan menyimak (listening comprehension), konsentrasi, serta keterampilan menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan (writing skill) secara spontan dan kontekstual.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bogor membuktikan komitmennya dalam mengintegrasikan penguatan karakter dan budaya literasi ke dalam kegiatan sehari-hari siswa. Konsep belajar di luar kelas (outdoor learning) ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap dunia literasi, sekaligus melatih kepekaan sosial melalui pesan moral yang terkandung dalam cerita.

Dengan suksesnya gelaran "SERASI di Bawah Langit" pagi ini, MAN 2 Bogor kembali menegaskan eksistensinya sebagai madrasah yang adaptif, kreatif, dan senantiasa melahirkan inovasi-inovasi positif dalam dunia pendidikan.


Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)