
Bogor,
16 April 2026 β
Namun, di tengah kepadatan tersebut, terdengar bunyi peluit yang nyaring dan berirama. Terlihat dua sosok berseragam yang dengan sigap memberikan aba-aba kepada para pengendara untuk melambatkan laju kendaraan mereka.

Hari ini, tugas mulia tersebut dijalankan oleh Bapak Dede Husni dan Bapak Ari Rahman. Keduanya bukan sekadar petugas keamanan; bagi para siswa, mereka adalah "pahlawan pagi" yang memastikan langkah kaki para pencari ilmu sampai ke gerbang sekolah dengan aman.
Dengan wajah yang ramah, Bapak Dede dan Bapak Ari tak henti-hentinya menebar senyum kepada setiap siswa yang turun dari kendaraan maupun warga sekitar yang melintas. Kesigapan mereka terlihat saat sebuah angkutan umum berhenti di seberang jalan; dengan cepat, salah satu dari mereka mengangkat tangan tanda berhenti ke arah kendaraan, sementara yang lain menuntun barisan siswa menyeberang jalan.
"Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama kami. Meski cuaca kadang tidak menentu atau volume kendaraan sangat padat, melihat mereka masuk ke sekolah dengan selamat adalah kepuasan tersendiri," ujar salah satu petugas di sela-sela kegiatannya.
Aktivitas menyeberangkan siswa ini merupakan prosedur tetap (Protap) yang dijalankan oleh tim keamanan madrasah. Mengingat lokasi MAN 2 Bogor yang berada di jalur aktif, keberadaan Bapak Dede dan Bapak Ari sangat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan kemacetan panjang.
Kehadiran sosok seperti Bapak Dede Husni dan Bapak Ari Rahman membuktikan bahwa dedikasi tidak melulu soal tugas besar, melainkan juga tentang ketulusan dalam hal-hal kecil seperti tarikan peluit dan senyum di setiap pagi. Berkat mereka, rutinitas pagi yang sibuk di MAN 2 Bogor tetap berjalan tertib, aman, dan penuh kehangatan.
Tulis Komentar