Sentuhan Kasih Ibu dalam Gema Literasi Kokurikuler di MAN 2 BogorSentuhan Kasih Ibu dalam Gema Literasi Kokurikuler di MAN 2 Bogor
Sentuhan Kasih Ibu dalam Gema Literasi Kokurikuler di MAN 2 Bogor

Bogor, 12 Mei 2026 – Suasana lapangan MAN 2 Bogor pada Selasa (12/05) pagi tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa berkumpul dengan khidmat mengikuti kegiatan Literasi Kokurikuler, sebuah program rutin untuk mengasah kemampuan bahasa dan ekspresi diri siswa.

Pada kesempatan kali ini, sorotan tertuju pada Aisyah Anania Indra, siswi kelas XI E. Di hadapan rekan-rekan dan para guru, Aisyah menyampaikan sebuah narasi menyentuh dengan tema besar: Mother’s Love (Kasih Sayang Ibu).

Dalam penyampaiannya, Aisyah menggambarkan sosok ibu bukan hanya sebagai pelindung, tetapi juga sumber kekuatan tak terbatas dalam menghadapi tantangan masa remaja. Narasi yang dibawakan Aisyah berhasil membawa suasana haru ke tengah lapangan, mengingatkan audiens akan pentingnya menghargai setiap pengorbanan orang tua.

"Kasih sayang ibu adalah fondasi utama bagi kita untuk melangkah. Melalui literasi ini, saya ingin mengajak teman-teman untuk kembali merenungkan betapa besarnya peran ibu dalam keberhasilan kita hari ini," ujar Aisyah di sela-sela kegiatannya.

Keberhasilan penampilan Aisyah tidak lepas dari arahan Ibu Fuji Lestari, selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus guru pembimbing. Ibu Fuji menekankan bahwa tema kasih ibu dipilih agar siswa tidak hanya cakap dalam merangkai kata, tetapi juga memiliki kepekaan emosional dan karakter yang kuat.

"Kegiatan ini merupakan wadah bagi siswa untuk berani tampil dan mengomunikasikan gagasan mereka. Aisyah berhasil membawakannya dengan sangat baik, mengolah rasa menjadi kata-kata yang menginspirasi," ungkap Ibu Fuji Lestari.

Kegiatan Literasi Kokurikuler di lapangan ini merupakan bagian dari komitmen MAN 2 Bogor dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah. Selain meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking), kegiatan ini diharapkan mampu membangun kedekatan emosional antarwarga sekolah melalui pesan-pesan moral yang disampaikan setiap minggunya.

Dengan berakhirnya penyampaian dari Aisyah, diharapkan semangat literasi ini terus tumbuh dan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)