Semarak Jumat Barokah, MAN 2 Bogor Gelar Tausiyah Akbar di Lapangan Utama Seusai Sholat DuhaSemarak Jumat Barokah, MAN 2 Bogor Gelar Tausiyah Akbar di Lapangan Utama Seusai Sholat Duha
Semarak Jumat Barokah, MAN 2 Bogor Gelar Tausiyah Akbar di Lapangan Utama Seusai Sholat Duha

Bogor - Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor pada Jumat, 30 Oktober 2026. Seluruh jajaran pimpinan, guru, staf pegawai, serta ratusan siswa berkumpul di lapangan utama madrasah guna mengikuti kegiatan kajian tausiyah rutin yang digelar seusai pelaksanaan sholat duha berjemaah.


Kegiatan yang memanfaatkan lapangan utama MAN 2 Bogor sebagai pusat aktivitas keagamaan bersama ini sukses menarik perhatian warga madrasah. Bertindak sebagai penceramah utama pada kesempatan tersebut adalah seorang Murid berprestasi dari Kelas XII D, Ananda Kamilah.

Di hadapan civitas akademika MAN 2 Bogor, termasuk Kepala MAN 2 Bogor, Safwan Maulana, Ananda Kamilah membawakan materi tausiyah yang sarat makna dengan mengusung tema "Enam Syarat Mutlak Meraih Ilmu", merujuk pada nazham klasik masyhur Ta'lim Muta'allim.

Dalam penyampaiannya yang lugas dan menginspirasi, Kamilah menjelaskan bahwa ilmu yang bermanfaat tidak bisa diraih secara instan, melainkan memerlukan proses serta fondasi yang kuat. Ia memaparkan enam perkara atau bekal utama yang harus dimiliki oleh seorang penuntut ilmu:

1.      Kecerdasan (Dzaka'un) — Kecerdasan bisa berupa anugerah murni dari Allah SWT (mauhibah) maupun hasil dari ikhtiar sungguh-sungguh melalui aktivitas belajar, membaca, serta menulis.

2.      Semangat dan Kemauan yang Kuat (Hirsun) — Motivasi tinggi serta keinginan membara untuk terus menggali ilmu tanpa pernah merasa cepat puas.

3.      Bersungguh-sungguh (Ijtihadun) — Kerja keras dan ketekunan total dengan memegang teguh prinsip man jadda wajada (siapa yang bersungguh-sungguh, dialah yang akan berhasil).

4.      Biaya atau Bekal (Dirhamun) — Pengorbanan finansial dan materiil yang diperlukan untuk menunjang fasilitas belajar, seperti buku dan sarana penunjang lainnya.

5.      Bimbingan Guru (Suhbatu Ustazin) — Pentingnya belajar secara langsung di bawah bimbingan guru atau ustadz agar ilmu yang diserap memiliki sanad yang jelas, arah yang benar, serta pemahaman yang lurus dan tidak tersesat.

6.      Waktu yang Lama (Thulu Zaman) — Kesabaran dalam menjalani proses panjang dari waktu ke waktu karena menuntut ilmu memerlukan istiqamah dan ketelatenan.

Kehadiran Kepala MAN 2 Bogor, Safwan Maulana, dalam acara ini memberikan apresiasi tersendiri bagi jalannya kegiatan. Beliau tampak antusias menyimak tausiyah yang disampaikan oleh Muridnya tersebut dari awal hingga akhir acara.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)