
Bogor,
11 Mei 2026 – Pagi yang cerah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor pada Senin (11/05) terasa
berbeda dengan kehadiran para guru piket yang sudah berjaga di depan gerbang
sekolah sejak pukul 06.20 WIB. Gerbang sekolah pun bertransformasi menjadi
titik awal penyemaian karakter bagi ratusan siswa yang datang.
Kegiatan menyambut siswa ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan strategi sekolah dalam membangun kedisiplinan dan membentuk akhlakul karimah. Dengan senyum ramah dan sapaan yang santun, para guru memastikan setiap siswa memasuki lingkungan sekolah dengan semangat positif.

Pada penugasan hari ini, dua guru piket yang
bertugas, Ibu Idawati Apriyani, dan Ibu Dyah
Nahdotun Nisa, tampak sigap menyalami dan memberikan arahan kepada para
siswa. Kehadiran mereka di garda terdepan menunjukkan bahwa pendidikan karakter
dimulai dari hal-hal kecil, seperti ketepatan waktu dan kerapihan berpakaian.
"Menyambut siswa di gerbang adalah cara kami menjalin kedekatan emosional. Saat kita menyapa mereka dengan baik, mereka akan merasa dihargai dan lebih siap untuk menerima pelajaran di kelas," ujar salah satu guru piket.
Program
piket gerbang ini memiliki beberapa tujuan utama yang konsisten dijalankan oleh
MAN 2 Bogor:
Penerapan 5S :
(Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) sebagai fondasi akhlak siswa.
Ketegasan Disiplin :
Memantau ketepatan waktu hadir siswa guna membiasakan budaya tepat waktu.
Kerapihan Atribut :
Memastikan seragam dan atribut sekolah dikenakan sesuai aturan yang berlaku.
Melalui konsistensi para guru piket seperti Ibu Ida dan Ibu Dyah, MAN 2 Bogor berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan budi pekerti yang luhur di tengah masyarakat.
Tulis Komentar