
Bogor, 25 Mei 2026 – Suasana pagi di sekitar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bogor
tampak berbeda dari biasanya. Jalanan yang membentang di depan sekolah riuh
oleh deru mesin kendaraan roda dua dan roda empat yang berpacu dengan waktu. Di
tengah kepadatan arus lalu lintas pada Senin pagi (25/05/2026), dua sosok
berseragam rapi berdiri kokoh di tepi jalan, siap menjadi benteng keselamatan
bagi ratusan siswa.
Mereka adalah Dede Husni dan Ari
Rahman. Keduanya merupakan petugas
keamanan (satpam) MAN 2 Bogor yang mengemban tugas mulia setiap harinya:
memastikan setiap warga madrasah menyeberang jalan dengan aman.
Jam masuk sekolah selalu menjadi momen paling krusial. Volume kendaraan yang
meningkat sering kali membuat para siswa kesulitan dan waswas untuk menyeberang
jalan. Melihat kondisi tersebut, dengan peluit di mulut dan tangan yang memberi
aba-aba tegas, Dede Husni dan Ari Rahman bergerak lincah mengatur arus
kendaraan.
Langkah mereka sigap, tatapannya fokus memantau pergerakan kendaraan dari
kedua arah. Begitu ada celah yang aman, mereka segera menghentikan laju
kendaraan demi memberikan prioritas jalan bagi para siswa yang bergegas masuk
gerbang sekolah.
"Tugas kami bukan sekadar
menjaga gerbang, tapi memastikan anak-anak (siswa) sampai di lingkungan
madrasah dalam keadaan selamat tanpa kurang satu apa pun," ujar salah
satu petugas di sela-sela kegiatannya.
Peran vital yang ditunjukkan oleh kedua satpam ini tidak hanya dirasakan
manfaatnya oleh para siswa, melainkan juga oleh guru, staf, hingga orang tua
yang mengantarkan anaknya. Dedikasi dan rasa tanggung jawab yang tinggi dari Dede
Husni dan Ari Rahman menuai banyak
apresiasi dari warga madrasah.
Kehadiran mereka di jalan pagi itu menjadi bukti nyata bahwa keselamatan lingkungan sekolah dimulai dari pintu gerbang terdepan. Dengan pengawalan yang ketat dan penuh kepedulian ini, aktivitas awal pekan di MAN 2 Bogor pun dapat dimulai dengan rasa aman, nyaman, dan tertib.
Tulis Komentar