
Bogor, 28 April 2026 – Di tengah hiruk-pikuk klakson kendaraan dan debu jalanan yang menyengat, sosok berdiri tegap dengan rompi keamanan menjadi pemandangan yang menenangkan di depan gerbang MAN 2 Bogor. Ia adalah Bapak Dede Husni, petugas keamanan yang dengan penuh dedikasi menjalankan tugasnya menyebrangkan siswa saat jam pulang sekolah.
Sore itu, arus lalu lintas tampak padat. Kendaraan silih berganti melintas tanpa henti, menciptakan suasana yang cukup rawan bagi para siswa yang hendak menyeberang jalan. Namun, kehadiran Bapak Dede Husni menjadi penjamin rasa aman. Dengan sigap, ia mengangkat tangan memberi isyarat kepada pengendara untuk berhenti, lalu dengan penuh perhatian memandu para siswa melintasi garis zebra.
Tak hanya sekadar menjalankan tugas, ketulusan terpancar dari setiap langkah dan gerakannya. Ia memastikan seluruh siswa dapat menyeberang dengan selamat, bahkan tak jarang memberikan imbauan agar mereka tetap berhati-hati di jalan. Tanggung jawab yang diembannya bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan generasi muda.
Para siswa pun merasa terbantu dengan kehadiran beliau. Rasa cemas saat harus menyeberang di tengah padatnya kendaraan berubah menjadi rasa aman berkat pengabdian yang konsisten setiap hari. Peran sederhana namun berdampak besar ini menjadi bukti bahwa ketulusan dapat hadir dalam bentuk tindakan kecil yang bermakna.
Kehadiran Bapak Dede Husni di garis zebra bukan hanya sebagai petugas keamanan, tetapi juga sebagai penjaga keselamatan dan teladan akan dedikasi. Di balik kesederhanaannya, tersimpan nilai kemanusiaan yang patut diapresiasi oleh seluruh warga madrasah.
Tulis Komentar