
Bogor,
13 April 2026 —
Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Hilaludin, staf Kepegawaian MAN 2 Bogor. Dalam pembukaannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antarstaf agar seluruh proses administratif di lingkungan madrasah dapat berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Tata Usaha MAN 2 Bogor, Bapak H. Rahmatulloh, SE. M.A.B. Dalam arahannya, beliau memaparkan secara mendalam mengenai urgensi pemetaan ANJAB dan ABK untuk memastikan distribusi pekerjaan yang proporsional bagi setiap staf.
"Briefing ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis agar setiap personel memahami tanggung jawabnya secara presisi melalui SOP yang jelas. Dengan ANJAB dan ABK yang terukur, kita dapat memberikan layanan prima kepada civitas akademika," ujar Bapak H. Rahmatulloh di hadapan para staf.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam briefing tersebut antara lain:
ANJAB & ABK: Penyesuaian jumlah beban kerja dengan kapasitas personel guna menghindari tumpang tindih tanggung jawab.
Implementasi SOP: Penyeragaman alur kerja agar lebih transparan, cepat, dan akuntabel.
Tupoksi Kaur TU: Penegasan peran koordinasi dalam struktur tata usaha untuk mendukung visi dan misi madrasah.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi diskusi, di mana para staf berkesempatan menyampaikan kendala lapangan untuk kemudian dicarikan solusi bersama secara administratif. Melalui briefing ini, diharapkan MAN 2 Bogor semakin solid dalam mengelola manajemen perkantoran dan kepegawaian.
Tulis Komentar