
Bogor, 05 Mei 2026 — Dalam
upaya memastikan kualitas fasilitas pendidikan yang mumpuni, jajaran pimpinan MAN 2 Bogor melaksanakan kegiatan
monitoring sarana dan prasarana (Sarpras) dengan meninjau langsung progres
akhir dan kesiapan operasional Gedung
Perpustakaan SBSN (Surat Berharga Syariah Negara), Selasa (05/05).
Kegiatan pengawasan ini dilakukan untuk menjamin bahwa
infrastruktur yang telah rampung dibangun memenuhi standar kelayakan dan dapat
segera dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga madrasah, baik siswa
maupun tenaga pendidik.
Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Kepala MAN 2 Bogor, Bapak Safwan Maulana, dengan
didampingi oleh pejabat struktural lainnya, di antaranya:
·
Bapak H. Rahmatulloh (Kepala Tata Usaha)
·
Bapak Tulus Pamuji Santoso (Waka Kesiswaan)
·
Bapak Cecep Epi Karwapi (Waka Humas)
·
Bapak Rofi Tri Setia Putra (Staf Perpustakaan)
Selain memeriksa kekuatan dan kesiapan fisik bangunan, tim monitoring juga
melakukan evaluasi mendalam terhadap aspek non-teknis. Fokus utama dalam
peninjauan ini mencakup standar kebersihan ruangan, sistem keamanan gedung,
serta kerapihan tata letak interior.
Kepala Madrasah, Bapak Safwan Maulana, menekankan bahwa
aspek estetika dan kenyamanan adalah kunci utama. Beliau berharap perpustakaan
ini tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan buku atau ruang baca konvensional.
"Monitoring ini penting agar
perpustakaan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, modern, dan
menyenangkan. Fasilitas yang baik harus dibarengi dengan pengelolaan yang rapi
agar siswa merasa betah untuk berliterasi di sini," ungkapnya di sela-
Gedung Perpustakaan SBSN ini diproyeksikan menjadi ikon
baru pusat sumber belajar di MAN 2 Bogor. Dengan sarana yang lebih
representatif, diharapkan minat baca dan budaya riset di lingkungan madrasah
dapat meningkat secara signifikan.
Pasca monitoring ini, diharapkan dalam waktu dekat
perpustakaan dapat segera dioperasikan secara penuh untuk mendukung kegiatan
belajar mengajar dan literasi digital siswa.
Tulis Komentar