
Bogor 26 Januari 2026 — Dalam rangka meningkatkan literasi peserta didik sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, MAN 2 Bogor melaksanakan Praktikum Bahasa Sunda dengan materi membaca teks yang ditulis menggunakan Aksara Sunda Kaganga, pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal.
Praktikum Bahasa Sunda tersebut bertujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan membaca dan memahami Aksara Sunda Kaganga sebagai salah satu warisan budaya daerah Jawa Barat yang perlu dilestarikan. Kegiatan ini dilaksanakan secara terarah dan sistematis dengan pendampingan langsung dari Kusaeri, selaku Guru Mata Pelajaran Bahasa Sunda.
Dalam pelaksanaannya, peserta didik dilatih untuk mengenali bentuk-bentuk aksara Sunda Kaganga, memahami kaidah penulisan, serta mempraktikkan pelafalan teks secara tepat. Proses pembelajaran berlangsung interaktif, sehingga mendorong siswa untuk lebih teliti, cermat, dan aktif dalam memahami materi.
Kepala MAN 2 Bogor, Safwan Maulana, M.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan praktikum tersebut sebagai bagian dari upaya madrasah dalam mengintegrasikan nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran.
``Pembelajaran Bahasa Sunda melalui praktikum membaca Aksara Sunda Kaganga merupakan langkah strategis dalam menanamkan nilai literasi budaya kepada peserta didik. Madrasah memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tetap hidup dan relevan bagi generasi muda,`` ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Iqbal Hidayat Noor, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan praktikum ini sejalan dengan penguatan pembelajaran berbasis kompetensi.
``Melalui praktikum ini, peserta didik tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga menguasai keterampilan membaca aksara daerah secara langsung. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pembelajaran yang menekankan pada penguasaan kompetensi dan keterampilan abad ke-21,`` jelasnya.
Dari aspek pembinaan peserta didik, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Tulus Pamuji Santoso, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai positif dalam pembentukan karakter.
``Kegiatan praktikum ini melatih ketelitian, kesabaran, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri. Nilai-nilai tersebut sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, berbudaya, dan berkepribadian luhur,`` ungkapnya.
Adapun Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Siti Rukiyah, M.Pd, menyampaikan bahwa pihak madrasah terus mendukung pembelajaran berbasis praktik melalui penyediaan fasilitas yang memadai.
``Kami berkomitmen mendukung proses pembelajaran dengan menyediakan sarana dan prasarana yang menunjang, sehingga kegiatan praktikum dapat berjalan dengan optimal dan kondusif,`` tuturnya.
Dari sisi komunikasi dan publikasi, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Cecep Epi Karwapi, menekankan pentingnya menyampaikan kegiatan positif madrasah kepada masyarakat.
``Kegiatan ini menunjukkan komitmen MAN 2 Bogor dalam menjaga budaya lokal melalui pendidikan. Publikasi yang baik diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat citra madrasah,`` jelasnya.
Melalui kegiatan praktikum Bahasa Sunda ini, MAN 2 Bogor berharap peserta didik semakin terampil membaca Aksara Sunda Kaganga, memiliki kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya daerah, serta mampu mengaplikasikan nilai-nilai ketelitian dan kecermatan dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Tulis Komentar