
Bogor,
28 April 2026 –
Sejak pagi hari, para panitia PPDB MAN 2 Bogor telah bersiap di pos masing-masing. Mereka tidak hanya bertugas memverifikasi dokumen, tetapi juga berperan sebagai konsultan yang sabar bagi para orang tua yang merasa kebingungan dengan prosedur pendaftaran berbasis digital.
Meskipun sistem pendaftaran kini sudah terintegrasi secara daring, kehadiran fisik orang tua ke madrasah tetap tinggi. Menanggapi hal ini, panitia menerapkan standar pelayanan yang mengedepankan empati dan keramahan.
"Kami memahami bahwa mendaftarkan anak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi adalah momen krusial bagi orang tua. Oleh karena itu, kami instruksikan kepada seluruh panitia untuk melayani dengan hati, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif," ujar salah satu koordinator panitia di lokasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa momen menarik:
Edukasi Literasi Digital: Panitia dengan telaten membimbing orang tua yang kurang familiar dengan unggah berkas (upload) melalui gawai mereka.
Ruang Konsultasi: Tersedianya area khusus bagi orang tua untuk berkonsultasi mengenai peminatan jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat sang anak.
Fasilitas Nyaman: Penataan ruang tunggu yang sejuk dan alur pendaftaran yang jelas guna meminimalisir antrean panjang.
Salah satu orang tua calon siswa mengungkapkan apresiasinya terhadap kesigapan panitia. "Awalnya saya bingung karena gaptek (gagap teknologi), tapi panitianya sabar sekali mengarahkan dari awal sampai selesai cetak kartu. Jadi merasa tenang menitipkan anak di sini," ungkapnya.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tahapan seleksi, daya tampung, maupun persyaratan khusus, dapat mengakses informasi melalui:
| Jalur Pendaftaran | Status |
| Jalur Prestasi | Sedang Berlangsung |
| Jalur Reguler | Segera Dibuka |
| Jalur Afirmasi | Sedang Berlangsung |
Dengan semangat Pelayanan Sepenuh Hati, MAN 2 Bogor berkomitmen untuk menjaring bibit-bibit unggul melalui proses yang transparan, akuntabel, dan tentunya humanis. Karena pendidikan yang berkualitas, dimulai dari penyambutan yang berkualitas pula.
Tulis Komentar