Gerbang Pagi yang Menyapa MAN 2 Bogor menjadi awal cerita tentang harapanGerbang Pagi yang Menyapa MAN 2 Bogor menjadi awal cerita tentang harapan
Gerbang Pagi yang Menyapa MAN 2 Bogor menjadi awal cerita tentang harapan

Bogor, Rabu 11 Februari 2026, Matahari baru saja naik ketika gerbang MAN 2 Bogor terbuka lebar. Cahaya pagi memantul di lantai, menyapu wajah-wajah siswa yang datang dengan langkah beragam—ada yang berlari kecil, ada yang berjalan santai, ada pula yang masih menahan kantuk. Namun satu hal sama: semuanya disambut dengan kehangatan.


Di depan gerbang berdiri empat sosok yang sudah akrab bagi para siswa. Ibu Hj. Euis Holisoh, S.Ag. menyapa dengan senyum lembut, matanya seolah memastikan setiap anak datang dengan hati yang siap belajar. Di sebelahnya, Ibu Fuji Lestari, S.Pd. menyampaikan salam penuh semangat, suaranya ringan seperti angin pagi yang menenangkan. Tak jauh, Ibu Indah Habibah, S.Pd. mengangguk ramah, memberi sapaan yang membuat siswa merasa diperhatikan. Dan melengkapi suasana, Bapak H. Koko Komarudin, S.Hum. berdiri tegap, menyapa hangat sambil sesekali mengingatkan kerapian seragam dengan cara yang bersahabat.

Kegiatan penyambutan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, sopan santun, serta membangun hubungan yang harmonis antara guru dan siswa. Dengan adanya penyambutan di gerbang sekolah, siswa diharapkan merasa lebih nyaman, diperhatikan, dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.

Salah satu guru piket menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter siswa. “Melalui salam dan sapaan di pagi hari, kami ingin menciptakan suasana sekolah yang ramah dan menyenangkan, sehingga siswa dapat memulai pembelajaran dengan semangat,” ujarnya.

Para siswa pun tampak antusias dan membalas sapaan para guru sebelum melangkah menuju kelas masing-masing. Suasana pagi yang tertib dan penuh kehangatan tersebut mencerminkan komitmen MAN 2 Bogor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.

Dengan rutinitas penyambutan siswa oleh guru piket ini, MAN 2 Bogor terus berupaya menumbuhkan budaya positif serta memperkuat nilai-nilai kedisiplinan dan kebersamaan di lingkungan madrasah.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)