Cetak Pengurus yang Profesional, LDKS MAN 2 Bogor Hadirkan Materi Kesekretariatan dan Administrasi OCetak Pengurus yang Profesional, LDKS MAN 2 Bogor Hadirkan Materi Kesekretariatan dan Administrasi Organisasi
Cetak Pengurus yang Profesional, LDKS MAN 2 Bogor Hadirkan Materi Kesekretariatan dan Administrasi O

Bogor – Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) MAN 2 Bogor periode 2026/2027 berlanjut dengan penyampaian materi kedua bertajuk “Kesekretariatan dan Administrasi Organisasi” oleh H. Rahmatulloh. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian LDKS yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 23–24 Oktober 2026, bertempat di Pamijahan, Kabupaten Bogor. 23 Oktober 2026


Dalam pemaparannya, H. Rahmatulloh menjelaskan bahwa kesekretariatan dan administrasi memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran jalannya sebuah organisasi. Administrasi yang tertib, sistematis, dan terstruktur menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan organisasi, termasuk dalam kepengurusan OSIM dan MPK di lingkungan madrasah.

Ia menyampaikan bahwa setiap pengurus organisasi perlu memahami dasar-dasar administrasi, mulai dari penyusunan surat resmi, pembuatan proposal kegiatan, pencatatan notula rapat, pengelolaan arsip, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban kegiatan. Keterampilan tersebut diperlukan agar setiap program kerja dapat direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi dengan baik.

"Organisasi yang baik bukan hanya dilihat dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari bagaimana setiap kegiatan direncanakan dan dipertanggungjawabkan secara tertib. Administrasi merupakan bagian penting dari tanggung jawab organisasi. Oleh karena itu, setiap pengurus OSIM dan MPK harus memiliki kesadaran untuk membangun budaya tertib administrasi sejak awal masa kepengurusan," pesannya.

Lebih lanjut, H. Rahmatulloh menekankan bahwa tugas kesekretariatan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekretaris, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh pengurus. Setiap bidang dalam organisasi harus mampu melakukan koordinasi serta mendokumentasikan kegiatan dengan baik agar informasi dan arsip organisasi dapat digunakan secara berkelanjutan.

"Jangan menganggap administrasi sebagai pekerjaan yang hanya berkaitan dengan surat-menyurat atau penyimpanan dokumen. Di dalam administrasi terdapat nilai kedisiplinan, ketelitian, kejujuran, dan tanggung jawab. Biasakan mencatat setiap hasil rapat, menyimpan dokumen dengan rapi, serta membuat laporan sesuai dengan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan. Hal-hal sederhana inilah yang akan membentuk organisasi menjadi lebih profesional dan terpercaya," tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi antarpengurus agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelaksanaan program kerja. Menurutnya, administrasi yang baik akan mempermudah proses evaluasi serta menjadi bahan pembelajaran bagi kepengurusan OSIM dan MPK pada periode berikutnya.

"Setiap kegiatan harus memiliki perencanaan yang jelas, pelaksanaan yang terarah, dan laporan yang dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai sebuah kegiatan berjalan dengan baik, tetapi tidak memiliki dokumentasi dan laporan yang tertib. Jadikan masa kepengurusan ini sebagai kesempatan untuk belajar bekerja secara sistematis, teliti, dan bertanggung jawab," tegasnya.

Penyampaian materi berlangsung dengan suasana pembelajaran yang interaktif. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan administrasi organisasi sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama masa kepengurusan.

Melalui pematerian kedua ini, diharapkan seluruh pengurus OSIM dan MPK MAN 2 Bogor periode 2026/2027 mampu memahami serta menerapkan prinsip-prinsip kesekretariatan dan administrasi organisasi secara efektif, sehingga setiap program kerja dapat terlaksana dengan terencana, terarah, dan terdokumentasi dengan baik.

Kegiatan LDKS ini menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 2 Bogor dalam membekali para pengurus organisasi dengan pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional sebagai calon pemimpin yang disiplin, teliti, amanah, dan bertanggung jawab.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)