
Bogor, 18 Mei 2026 — Ada yang berbeda dengan suasana di lapangan upacara MAN 2 Bogor pada Senin (18/05). siswa kelas XI H berkumpul bukan untuk melaksanakan upacara rutin, melainkan untuk mempelajari fenomena sosial secara langsung melalui metode ilustrasi demonstran di lapangan.

Kegiatan interaktif ini merupakan bagian dari mata pelajaran Sosiologi di
bawah bimbingan guru pengampu, Annisa Anggraeni.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam
kepada siswa mengenai dinamika demonstrasi yang sering terjadi di masyarakat.
Dengan mempraktikkan ilustrasi demonstran secara langsung, siswa diajak untuk
memahami bagaimana narasi disampaikan di lapangan, bagaimana massa bergerak,
serta bagaimana struktur sosial bekerja saat terjadi aksi penyampaian pendapat.
"Kegiatan ini sengaja digelar di
lapangan terbuka agar siswa bisa mengenal situasi, kondisi, dan wilayah secara
riil saat demonstrasi terjadi. Jadi, pembelajaran sosiologi tidak hanya teks di
dalam buku, tapi terasa nyata," ujar Annisa Anggraeni selaku guru
pembimbing.
Melalui metode pembelajaran luar kelas (outing class) ini, para siswa
kelas XI H tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan. Mereka belajar
bagaimana memilah informasi, memahami peran aktor-aktor dalam aksi massa,
hingga menyusun narasi atau tuntutan secara terstruktur.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa MAN 2 Bogor, khususnya kelas XI H, dapat menjadi remaja yang kritis namun tetap objektif dalam melihat fenomena demonstrasi yang ada di dunia nyata, serta mampu memahami situasi lapangan dengan bijak.
Tulis Komentar