
Bogor — MAN 2 Bogor menggelar debat terbuka calon ketua dan wakil ketua OSIM periode 2026/2027 di lingkungan madrasah. pada selasa 06/10/2026, Kegiatan ini diikuti oleh tiga pasangan calon, yaitu paslon nomor urut (1) Muhammad Haikal Arrumi dan Nisriina Haaniyah, paslon nomor urut (2) Muhamad Fachri Fahrurozi dan Siti Kandza Arfa Rahma Irawan, serta paslon nomor urut (3) M. Azzam Pratama Putra dan Syeira Asla Anastasya. Debat tersebut menjadi salah satu tahapan pemilihan yang memberikan kesempatan kepada setiap paslon untuk memperkenalkan gagasan dan program yang mereka tawarkan.

Kegiatan debat diawali dengan penyampaian visi, misi, dan program kerja dari masing-masing pasangan calon. Ketiga paslon secara bergantian memaparkan arah, tujuan, serta program yang akan mereka jalankan apabila terpilih sebagai ketua dan wakil ketua OSIM periode 2026/2027. Penyampaian tersebut menjadi kesempatan bagi para calon untuk memperkenalkan gagasan sekaligus meyakinkan para murid terhadap program yang mereka tawarkan.
Setelah penyampaian visi, misi, dan program kerja, kegiatan dilanjutkan dengan pengambilan mosi secara bergantian. Pengambilan mosi dimulai dari paslon nomor urut 1, kemudian dilanjutkan oleh paslon nomor urut 2 dan paslon nomor urut 3. Setiap pasangan mendapatkan kesempatan untuk memperoleh topik yang kemudian menjadi dasar dalam penyampaian argumen dan pandangan mereka.
Setelah mosi ditentukan, masing-masing paslon menyampaikan argumen sesuai dengan topik yang didapatkan. Paslon nomor urut 1, 2, dan 3 secara bergantian memberikan pandangan serta menjelaskan alasan yang mendukung pendapat mereka. Sesi ini tidak hanya menguji kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga memperlihatkan kemampuan para calon dalam memahami persoalan dan menyusun gagasan sebagai calon pemimpin OSIM.
Memasuki sesi tanggapan, suasana debat semakin dinamis ketika setiap paslon diberikan kesempatan untuk merespons argumen yang telah disampaikan. Perbedaan pandangan terlihat dari cara masing-masing pasangan menyusun alasan dan memberikan tanggapan terhadap mosi. Para murid yang mengikuti kegiatan pun dapat mengamati secara langsung cara setiap calon menyampaikan pendapat, mempertahankan gagasan, dan merespons pandangan dari pasangan calon lainnya.
“Melalui mosi yang diberikan, kami berusaha menyampaikan pandangan berdasarkan apa yang kami pahami dan memberikan jawaban yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar paslon nomor urut 1.
Sementara itu, paslon nomor urut 2 menyampaikan bahwa debat menjadi kesempatan untuk menyampaikan gagasan sekaligus memahami sudut pandang dari pasangan calon lainnya. “Bagi kami, debat ini menjadi kesempatan untuk menyampaikan gagasan dan belajar memahami sudut pandang yang berbeda,” ujar paslon nomor urut 2.
Hal serupa disampaikan paslon nomor urut 3 yang memandang debat sebagai kesempatan untuk memperkenalkan gagasan kepada para murid. “Kami ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan gagasan kami dan menjadikannya sebagai bagian dari proses menuju pemilihan,” ujar paslon nomor urut 3.
Debat terbuka tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian visi, misi, dan program kerja, tetapi juga menjadi sarana bagi murid untuk mengenal lebih jauh ketiga pasangan calon sebelum menentukan pilihan. Melalui penyampaian gagasan, mosi, dan sesi tanggapan, murid dapat melihat cara para calon menyampaikan pendapat, merespons persoalan, serta berkomunikasi dengan pasangan calon lainnya.
Kegiatan debat calon ketua dan wakil ketua OSIM MAN 2 Bogor menjadi bagian dari rangkaian pemilihan OSIM periode 2026/2027. Melalui kegiatan tersebut, murid diharapkan dapat menggunakan informasi yang diperoleh untuk menentukan pilihan secara bijak serta berpartisipasi dalam proses demokrasi di lingkungan madrasah.
Tulis Komentar