
Bogor,
16 April 2026 –
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin langsung oleh jajaran kesiswaan. Bukan sekadar baris-berbaris, suasana lapangan berubah menjadi tertib saat dimulainya sesi Pengecekan Kesehatan Diri.

Dalam aksi ini, tim pendidik yang terdiri dari Waka Kesiswaan, Pembina OSIS, serta Guru BP/BK menyisir barisan siswa untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, meliputi:
Kebersihan Kuku: Memastikan tidak ada kuman yang bersarang guna menjaga kesehatan pencernaan siswa.
Kerapihan Rambut: Khusus bagi siswa putra, standar kerapihan rambut menjadi cermin kesiapan mental dalam belajar.
Etika Berpakaian & Penampilan: Pengecekan penggunaan make-up berlebih bagi siswi serta kelengkapan atribut seragam sebagai bentuk identitas madrasah yang harmonis.
Waka Kesiswaan MAN 2 Bogor menyatakan bahwa program KASIH ini bukan bertujuan untuk menghukum, melainkan untuk mengedukasi.
"Kami ingin menanamkan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Dengan mengecek kuku, rambut, dan kerapihan pakaian, kita sedang membangun karakter siswa yang peduli pada detail dan kesehatan diri sendiri sebelum mereka peduli pada lingkungan yang lebih luas," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Selain pengecekan fisik, program ini juga berdampak langsung pada kebersihan lapangan sekolah. Setelah pengecekan selesai, para siswa secara kolektif memastikan tidak ada sampah yang tertinggal di area lapangan, menciptakan suasana belajar yang indah dan nyaman.
Melalui program KASIH, MAN 2 Bogor berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam kedisiplinan dan memiliki kesadaran tinggi terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Tulis Komentar