
Bogor โ Dalam rangka memperkuat tata kelola administrasi kepegawaian
yang akuntabel dan tepat waktu, jajaran
staf Tata Usaha (TU) MAN 2 Bogor menggelar diskusi koordinatif terkait
teknis pengisian Sistem Informasi
Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) serta penyusunan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM). Kegiatan ini
berlangsung di ruang Tata Usaha MAN 2
Bogor pada Senin (20/7/2026).
Diskusi teknis tersebut melibatkan Rofi Tri Setia Putra selaku Staf
Perpustakaan dan T. Asyidah selaku Staf
Tata Usaha MAN 2 Bogor. Keduanya tampak aktif menyelaraskan data
kepegawaian dan memastikan setiap dokumen pendukung telah sesuai dengan
regulasi terbaru yang berlaku di lingkungan Kementerian Agama.
"Koordinasi
antar-staf seperti ini sangat penting untuk meminimalisasi potensi kekeliruan
data. Pengisian SIMPEG dan penerbitan SPTJM membutuhkan akurasi tinggi karena
berkaitan langsung dengan hak dan kewajiban setiap aparatur," ujar T.
Asyidah di sela-sela diskusi.
Pengisian data SIMPEG yang diperbarui secara berkala merupakan kewajiban
setiap pegawai guna mendukung pemutakhiran data nasional. Sementara itu, SPTJM
menjadi dokumen krusial sebagai bentuk komitmen dan pertanggungjawaban
keabsahan data yang diunggah.
Rofi Tri Setia Putra menambahkan bahwa sinergi antara
unit perpustakaan dan unit tata usaha menjadi langkah nyata dalam membangun
budaya kerja yang responsif dan transparan.
ยท
Fokus Utama Diskusi:
o Verifikasi
dan validasi kelengkapan berkas mandiri pegawai.
o Penyesuaian
pemutakhiran riwayat jabatan dan kualifikasi dalam portal SIMPEG.
o Penyusunan
serta pengecekan draf SPTJM agar siap disahkan oleh pimpinan.
Melalui komunikasi intensif ini, MAN 2 Bogor terus
berkomitmen untuk menjaga efektivitas layanan administrasi internal, sehingga
mampu mendukung kelancaran seluruh program pendidikan dan pelayanan publik di
madrasah.
Tulis Komentar