
Bogor,
21 April 2026 β
Proses pengelolaan alur distribusi ini dimulai sejak kedatangan armada pengantar di area drop-zone sekolah. Tim MBG yang telah bersiaga langsung melakukan koordinasi untuk memastikan proses berjalan efektif tanpa mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Untuk menjaga kualitas pelayanan, Tim MBG melaksanakan tiga tahapan utama dalam pengelolaan makan siang siswa:
Penurunan dan Pemeriksaan Awal Begitu kendaraan logistik tiba, petugas dengan sigap menurunkan boks-boks makanan. Proses ini dilakukan dengan memperhatikan aspek sanitasi, memastikan boks tidak diletakkan di sembarang tempat untuk menjaga higienitas kemasan.
Verifikasi dan Penghitungan Jumlah Sebelum dibagikan, dilakukan penghitungan ulang secara mendetail. Tim mencocokkan jumlah boks yang diterima dengan data kehadiran siswa di setiap kelas. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan porsi dan memastikan laporan administrasi tetap akurat.
Pendistribusian ke Ruang Kelas Setelah data dinyatakan valid, boks makanan segera didistribusikan ke masing-masing kelas. Dengan alur yang tertata, proses pembagian berjalan tertib tanpa menimbulkan kerumunan, sehingga siswa dapat menikmati makan siang mereka tepat pada waktunya.
Ketua Tim MBG MAN 2 Bogor menyampaikan bahwa pengelolaan yang terstruktur adalah kunci keberhasilan program ini di tingkat sekolah.
"Kami tidak hanya sekadar membagikan makanan, tetapi mengelola sistemnya. Dari mulai penurunan boks hingga sampai ke meja siswa, semuanya harus terhitung dan rapi. Ketepatan jumlah dan kebersihan adalah prioritas utama kami dalam melayani siswa," ujarnya.
Dengan manajemen distribusi yang semakin optimal, diharapkan program Makanan Bergizi Gratis ini dapat terus menunjang konsentrasi dan kesehatan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di madrasah.
Tulis Komentar