
Bogor, 22 April 2026 – Suasana berbeda tampak di lingkungan MAN 2 Bogor ketika alunan instrumen tradisional gamelan terdengar mengalun syahdu. Bunyi khas dari setiap perangkat gamelan menciptakan harmoni yang menenangkan sekaligus membangkitkan semangat pelestarian budaya di kalangan warga madrasah.
Kegiatan latihan gamelan ini dipandu langsung oleh Guru Seni, Bapak H. Koko Komarudin, S.Hum. Dengan penuh dedikasi, beliau membimbing para siswa untuk mengenal, memahami, dan memainkan alat musik tradisional tersebut dengan teknik yang tepat. Latihan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran seni, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap arahan. Mereka secara bergantian memainkan instrumen seperti saron, bonang, dan kendang, sambil mempelajari kekompakan dalam menghasilkan irama yang selaras. Suasana latihan pun terasa hidup, dipenuhi semangat kebersamaan dan rasa ingin tahu yang tinggi.
Menurut Bapak H. Koko Komarudin, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga eksistensi seni tradisional di tengah arus modernisasi. Ia berharap generasi muda tidak hanya mengenal budaya luar, tetapi juga mampu melestarikan warisan budaya Indonesia yang kaya dan bernilai tinggi.
Melalui latihan gamelan ini, MAN 2 Bogor menunjukkan komitmennya dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap budaya. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi madrasah lain dalam menjaga kelestarian seni tradisional Indonesia.
Tulis Komentar