
Bogor,
12 Mei 2026 – Saat mentari baru saja menyembul di ufuk timur dan
embun masih membasahi dedaunan, suasana di lingkungan MAN 2 Bogor sudah mulai berdenyut. Pada Jumat (12/05), denyut
aktivitas tersebut bukan berasal dari keriuhan siswa, melainkan dari langkah
sigap para petugas kebersihan yang memastikan setiap sudut madrasah siap
menyambut hari.
Kegiatan
bersih-bersih rutin ini dilakukan semata-mata demi menciptakan
"wajah" madrasah yang indah dan representatif bagi warga sekolah
maupun tamu yang berkunjung. Lingkungan yang asri diyakini menjadi faktor
krusial dalam mendukung konsentrasi dan kenyamanan proses belajar mengajar.
Salah satu
sosok sentral di balik kenyamanan ini adalah Pak Utis Sutisna. Dengan
sapu lidi dan peralatan kebersihan di tangannya, ia menyisir area selasar
hingga taman sekolah dengan teliti. Bagi Pak Utis dan tim, menjaga kebersihan
bukan sekadar rutinitas pekerjaan, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk
memberikan pelayanan terbaik bagi para siswa.
"Lingkungan yang bersih itu
cerminan hati. Kalau sekolahnya rapi dan hijau, anak-anak belajarnya juga
tenang, guru-guru pun nyaman mengajar," ujar Pak Utis di sela-aktivitasnya.
Keasrian
yang terjaga secara konsisten ini mendapat apresiasi dari warga sekolah.
Lingkungan yang hijau dan bebas sampah memberikan atmosfer positif yang mampu
mereduksi stres saat jam pelajaran padat.
Dengan
dedikasi para petugas seperti Pak Utis, MAN 2 Bogor tidak hanya berdiri sebagai
lembaga pendidikan yang kokoh secara akademik, tetapi juga sebagai rumah kedua
yang nyaman, teduh, dan inspiratif bagi seluruh elemen di dalamnya.
Tulis Komentar