Hijaukan Harapan: Kreativitas Pegawai Kebersihan Menata Bunga dalam PolibagHijaukan Harapan: Kreativitas Pegawai Kebersihan Menata Bunga dalam Polibag
Hijaukan Harapan: Kreativitas Pegawai Kebersihan Menata Bunga dalam Polibag

Bogor, 23 April 2026 – Suasana siang di lingkungan MAN 2 Bogor tampak berbeda dari biasanya. Di sela-sela aktivitas rutin yang padat, terlihat sosok pegawai kebersihan dengan penuh ketekunan menata dan menanam bunga ke dalam polibag. Kegiatan sederhana ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menghadirkan suasana madrasah yang lebih asri dan nyaman.

Adalah Bapak Utis Sutisna, pegawai kebersihan MAN 2 Bogor, yang dengan telaten memanfaatkan waktu luangnya untuk menanam berbagai jenis bunga. Dengan peralatan sederhana dan polibag yang tertata rapi, ia menanam satu per satu bibit bunga, memastikan media tanam cukup subur dan tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar mengisi waktu, tetapi juga bentuk kontribusi kecil untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih hijau. “Kalau lingkungan bersih dan indah, siswa juga jadi lebih nyaman belajar,” ungkapnya sambil tersenyum.

Inisiatif yang dilakukan Bapak Utis Sutisna ini mendapat apresiasi dari warga madrasah. Kehadiran tanaman bunga dalam polibag tidak hanya mempercantik sudut-sudut sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa dan tenaga pendidik untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa peran pegawai kebersihan tidak hanya sebatas menjaga kebersihan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam menciptakan ekosistem sekolah yang hijau dan berkelanjutan. Kreativitas sederhana yang dilakukan menjadi bukti bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

Dengan semangat “Hijaukan Harapan”, upaya kecil ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi budaya positif di MAN 2 Bogor, demi menciptakan lingkungan madrasah yang tidak hanya bersih, tetapi juga indah dan menyejukkan.



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)